Latar Belakang Sejarah Majalah Playboy

sewa kereta teluk intan komited untuk memenuhi keperluan Anda sebaik mungkin. Segera hubungi kami untuk memperoleh potongan harga istimewa. Perjalanan menjadi lebih mudah, cepat dan lebih berpatutan. Kami sedia melayani 24 jam.

Majalah Playboy terus menjadi majalah dewasa Amerika pertama yang menjual lebih dari satu juta eksemplar setiap bulan di AS, lima puluh tiga tahun setelah edisi perdananya. Memang majalah Playboy telah melampaui ujian waktu yang sebenarnya dari edisi pertamanya pada tahun 1953 dengan tidak lain dari Marilyn Monroe sebagai centerfold. Meski sempat dilarang dari berbagai negara karena gambar eksplisit model wanitanya, penjualan majalah Playboy terus meningkat.

Ini Dia Edisi Perdana Majalah Playboy yang Bikin Hugh Hefner Jadi Ikon Amerika Serikat - Wartakotalive.com

Majalah Playboy didirikan oleh Hugh Hefner (dikenal sebagai Hef) dan rekan-rekannya yang membentuk Playboy Enterprises, Inc. Hef, awalnya ingin menamai majalahnya Stag Party, jelas ditujukan untuk pembaca pria. Namun, Stag Company telah mematenkan nama tersebut dan mengancam akan menuntut Hefner dan rekan-rekannya jika mereka terus menggunakan nama merek dagang tersebut. Setelah mendiskusikan masalah mereka memutuskan untuk memikirkan nama lain. Salah satu rekan Hef menyarankan nama playboy, dari Playboy Automobile Company tempat dia bekerja sebelumnya.

Maka pada bulan Desember 1953, edisi pertama Majalah Playboy diterbitkan tanpa nama, karena Hefner tidak yakin pada saat itu apakah edisi kedua akan diterbitkan. Lipatan tengah edisi pertama adalah gambar Marilyn Monroe, yang awalnya ditujukan untuk edisi kalender. Namun, terlepas dari ketidakpastian pada edisi kedua majalah Playboy, edisi perdananya terjual habis dalam waktu dua minggu. Penjualan sebenarnya untuk edisi perdana Playboy dipatok pada 53.991.

Dengan keberhasilan penjualan edisi pertama, Hefner dan rekan-rekannya melanjutkan dan menerbitkan edisi kedua. Kali ini, logo resmi majalah Playboy, yaitu kelinci yang mengenakan dasi kupu-kupu tuksedo lahir. Kelinci dipilih sebagai maskot resmi majalah untuk kelucuan hewan, yang coba dibuat majalah untuk mengesankan para pembacanya.

Selama bertahun-tahun, Majalah Playboy telah menampilkan banyak selebritas termasuk Marilyn Monroe, Drew Barrymore, Charlize Theron, Madonna, Belinda Carlisle, Tiffany, Shannen Doherty, Katarina Witt di antara selebritas terkenal lainnya yang telah berpose untuk majalah dengan pose paling provokatif dan kecantikan paling telanjang. . Model selebriti ini difoto oleh fotografer terkenal seperti Stephen Wayda, Ron Harris, Russ Meyer dan banyak lainnya.

Bukti lain dari kesuksesan Playboy adalah serangkaian edisi Playboy khusus negara internasional yang keluar. Edisi Playboy Internasional diterbitkan di Brasil, Australia, Argentina, Jerman, Yunani, Hong Kong, di antara negara-negara lain.

Tentu saja, karena sifat majalah Playboy, majalah itu tidak diterima secara luas di beberapa negara yang lebih konservatif. Sebagian besar negara di Asia telah melarang penjualan dan penerbitan majalah Playboy karena dianggap sebagai sifat cabul dan vulgar yang bertentangan dengan norma dan nilai masyarakat.

Selama tahun 1970-an, ketika majalah Playboy mencapai puncaknya, oplah majalah tersebut menyusut. Hal ini disebabkan maraknya pesaing baru di bisnis majalah dewasa, seperti Penthouse. Maraknya video dewasa juga berkontribusi terhadap penurunan penjualan majalah tersebut.

Saat ini, majalah Playboy dijalankan oleh putri Hefner, Christie yang menjabat sebagai Chief Executive Officer pada tahun 1988.

Leave a Comment

Your email address will not be published.